Persiapan Lebaran, 1.400 Personel Dikerahkan Pemkab Sleman

0
4

KABAREWISATA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama Polresta Sleman dan jajaran Forkopimda memastikan perayaan Lebaran tahun 2026 di wilayah Sleman berjalan kondusif, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun stabilitas ekonomi.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 6 Maret 2026 di PrimaSR Hotel & Convention, Jl Magelang, Sleman.

Polresta Sleman telah menyiapkan Operasi Ketupat Progo 2026 yang direncanakan berlangsung selama 13 hari mulai 13 Maret 2026 dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Sebanyak 1.400 personel gabungan dari Polri, TNI, instansi samping serta relawan akan disebar ke berbagai titik strategis.

Plh. Kapolresta Sleman, Kombes Pol Roedy Yulianto, memaparkan anatomi pengamanan yang mencakup pendirian empat pos utama.

Satu Pos Terpadu di Tempel sebagai gerbang perbatasan DIY-Jateng sisi utara yang rawan kepadatan arus. Dua Pos Pengamanan (Pospam) di Gamping (jalur barat) dan Prambanan (jalur timur/perbatasan Klaten). Satu Pos Pelayanan (Posyan) di Ambarrukmo Plaza untuk melayani masyarakat di pusat keramaian.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pihak kepolisian akan menerapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional. Salah satu fokus utama adalah rencana pemanfaatan Entry Toll Fungsional Purwomartani untuk arus balik, dengan pengaturan khusus pada U-turn di sepanjang Jl. Solo untuk meminimalisir penumpukan kendaraan.

Pihak Satlantas juga akan menutup sebagian besar U-turn dari SP3 ADS hingga Proliman, kecuali titik-titik krusial seperti di depan Telkom Kalasan dan Sendang Ayu.

Bagi wisatawan yang menuju destinasi populer, polisi menyiapkan pengamanan ekstra di kawasan Tebing Breksi dan Obelix Hills yang rawan longsor serta kawasan Kaliurang jika terjadi kemacetan total.

Kepolisian juga akan menindak tegas pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot brong dan kendaraan roda dua yang memasuki jalur cepat di sepanjang Jl. Padjajaran.

Tim urai juga akan ditempatkan di titik rawan seperti Simpang Empat Denggung yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan Sleman City Hall (SCH).

Dari sisi mitigasi bencana, BPBD dan instansi terkait siaga di daerah rawan bencana seperti lereng Merapi dan jalur wisata dengan tanjakan curam.

Polresta Sleman juga telah menyiapkan daftar rumah sakit rujukan utama termasuk RSUD Sleman, RSA UGM dan RSUP Dr Sardjito guna menjamin percepatan pelayanan medis darurat selama masa libur Lebaran. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here