
KABAREWISATA.COM – Periode Ramadan hingga Lebaran 2026 diprediksi menjadi momen mobilitas yang sangat padat di Yogyakarta.
Sebagai salah satu hub transportasi utama di Jawa bagian selatan, wilayah ini akan menjadi titik pertemuan berbagai moda perjalanan bagi masyarakat yang melakukan silaturahmi, mudik, maupun arus balik.
Menjawab kebutuhan layanan mobilitas yang andal dan mudah diakses, Bluebird Group memperkuat kesiapan operasionalnya di seluruh wilayah Yogyakarta sepanjang periode tersebut.
Kesiapan operasional Bluebird Group difokuskan pada titik-titik mobilitas utama, seperti Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, dan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Perusahaan memastikan ketersediaan armada untuk mendukung konektivitas perjalanan multimoda, baik untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan lanjutan ke kota-kota sekitarnya.
Layanan yang disiapkan meliputi taksi Bluebird, Cititrans, Bigbird, hingga Goldenbird.
Wahyu T Cahyono, General Manager Bluebird Group Jateng & DIY, menyatakan bahwa kesiapan ini dirancang secara strategis untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
“Yogyakarta memiliki peran penting sebagai simpul konektivitas perjalanan, sehingga kami memastikan kesiapan armada dan layanan multimoda di titik-titik strategis. Kami ingin memastikan masyarakat dapat bergerak dengan nyaman dan aman sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya, Kamis (5/3/2026) kepada awak media.
Wahyu menjelaskan, sesuai prediksi Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan bahwa sekitar 8 juta orang akan melakukan mobilitas keluar-masuk DIY selama libur Lebaran 2026.
“Angka ini hampir dua kali lipat dari jumlah penduduk DIY yang tercatat sekitar 3,78 juta jiwa, menjadikan periode ini sangat krusial bagi layanan transportasi di wilayah tersebut,” paparnya.
Data internal Bluebird Group tahun 2025 juga menunjukkan tren peningkatan permintaan selama periode Ramadan dan Lebaran.
Layanan taksi Bluebird mencatat pertumbuhan sekitar 20% pada periode arus balik dibandingkan sebelum Ramadan.
Cititrans mengalami kenaikan okupansi sebesar 11% dari dan ke Yogyakarta, sementara layanan Bluebird Kirim mengalami peningkatan permintaan hingga 38% seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman hampers dan paket antar keluarga.
Selain kesiapan operasional, Bluebird Group juga meluncurkan kampanye #MenangBarengBluebird yang memaknai perjalanan selama Ramadan sebagai bagian dari momen kemenangan yang personal.
Kampanye ini bertujuan membantu masyarakat menjaga ketenangan selama perjalanan, sehingga dapat menutup bulan suci dengan lebih utuh saat merayakan hari kemenangan.
Untuk mendukung kenyamanan pelanggan, Bluebird Group juga mengoptimalkan fitur di aplikasi MyBluebird, antara lain Advance Booking yang memungkinkan penjadwalan perjalanan lebih awal, dan Fixed Price yang memberikan kepastian tarif meskipun kondisi lalu lintas padat.
Sekar Adisty, Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, menjelaskan bahwa Ramadan adalah tentang memenangkan hal-hal kecil yang sering menguji diri, seperti stres dan rasa tidak sabar.
“Bluebird Group hadir sebagai teman perjalanan yang membantu menjaga ketenangan, mengantarkan pelanggan menutup bulan suci menjadi pribadi yang lebih utuh saat merayakan hari kemenangan,” jelasnya.
Dengan kesiapan operasional yang menyeluruh dan dukungan berbagai inisiatif relevan, Bluebird Group terus berkomitmen menghadirkan layanan mobilitas yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat dan wisatawan di Yogyakarta sepanjang Ramadan hingga arus balik Lebaran 2026. (mas)














