Upaya Ketua DPD MIM Kabupaten Bantul Memajukan Bidang Pendidikan

0
18

KABAREWISATA.COM – Dalam diskusi santai di sekretariat Masyarakat Indonesia Maju Dewan Pengurus Cabang Kabupaten Bantul Jl. Padokan Lor RT.06 Pedukuhan Padokan Lor, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul DIY Jumat, 14 April 2023, antara Ferdinand Sahat Parulian Tobing, S.A.P selaku Ketua DPC MIM Kab. Bantul bersama Sapta Candra Miarsa, ST,. MT ( Tokoh dunia pendidikan dan Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta jurusan IT. ).

Tema pembicaraan keduanya melanjutkan gerakan memajukan dunia pendidikan Indonesia khususnya di Kota Yogyakarta yang menyandang predikat Kota Pelajar dimana lulusan dari sekolah atau perguruan tinggi di Kota Yogyakarta banyak yang sangat berhasil dan sukses baik dalam dunia pekerjaan, dunia pendidikan, dunia bisnis, salah satu contohnya orang nomor satu di Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Presiden Ke – 6 H. Ir. Joko Widodo.

Komitmen tinggi dalam berperan aktif membantu di bidang Pendidikan serta penunjangnya baik dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas, negeri maupun swasta, bahkan pondok pesantren dan sekolah kegiatan belajar pun ingin dimajukan oleh keduanya yang kebetulan bersama akan berlaga sebagai Wakil Rakyat sebagai Calon Legislatif DPRD Kabupaten Sleman Dapil V Gamping-Mlati 2024 – 2029 untuk Sapta Candra Miarsa, ST,. MT dan Calon Legislatif DPRD DIY 2024 – 2029 untuk Ferdinand
Sahat Parulian Tobing S.A.P. Sebagai calon legislatif yang memiliki channeling informasi Valid dari staff kementrian Kebudayaan Riset dan Tekhnologi Jakarta tentang dana hibah sebesar 100 juta ini ke sekolah-sekolah, membantu pendampingan pengajuan proposal dan sekaligus mengawal sampai proses realisasinya. Semuanya berdasar keterbukaan, transparan, profesional, akuntabel, dan kredibel.

“Adapun dana hibah 100 juta tersebut diperuntukan untuk pembangunan dan atau renovasi sekolah, pembelian infrastruktur pendidikan, pembangunan mushola, pembelian buku, untuk pelatihan, dan kegiatan lainnya, akan tetapi nanti ada pengurangan untuk pajak atau lainnya. Batas pengajuan ditunggu hingga akhir bulan April tahun 2023 untuk proposal dan pdf proposalnya,” terang Ferdinand

Baru ada 5 sekolahan dan 1 Pondok Pesantren yang ditawarkan hal tersebut di atas baik ditingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, pendidikan menengah atas, dan Madrasah Ibtidaiyah, dan pondok pesantrennya, yaitu : SD Kanisius Kembaran, SMPN 3 Kasihan, SMKN 1 Sewon, SD Kanisisus Wirobrajan, dan MI Al Hadid Bangunjiwo, Kasihan. Satu – persatu sekolah-sekolahan tersebut telah dikunjungi serta diajak berdiskusi baik Kepala Sekolah maupun Staff Sekolah, serta menerima penjelasan dari Ferdinand Sahat Parulian Tobing, S.A.P. Dalam kunjungan sekolah demi sekolah ini dibantu oleh Muhammad Trisna salah satu Relawan dan RR. Retno Herumi Usadaming Wardani selaku Bendahara DPD Masyarakat Indonesia Maju Kabupaten Bantul, serta di Kabupaten / Kota yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dibantu oleh Jatmiko salah satu Relawan Pendidikan.

Ferdinand berharap program ini bisa selaras dengan visi, misi, dan targetnya sejahtera, adil, dan makmur dari DPC Masyarakat Indonesia Maju Kabupaten Bantul secara khusus Kabupaten Bantul. Selain itu waktu itu juga ada laporan ke sekretariat DPC MIM Kabupaten Bantul, jadi merasa tertantang demi kemajuannya dunia pendidikan segala penunjang dan infrastrukturnya,” tutup Ferdinand.S.P. Tobing, S.A.P (khs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here