UAJY Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Bantul di Bidang Pariwisata

0
23

KABAREWISATA.COM – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Pemerintah Kabupaten Bantul mengadakan perjanjian bersama di bidang pariwisata ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Bupati Bantul pada 20 Desember 2022.

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, yang didampingi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Lurah Canden Beja, SH, MH dan Lurah Triwidadi Slamet Riyanto, menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UAJY karena telah memberikan karya pengabdian masyarakat berupa master plan desa wisata.

Setelah mahasiswa Fakultas Teknik UAJY memaparkan hasil pengabdian masyarakat di Kelurahan Canden dan Kelurahan Triwidadi, Bupati Bantul kemudian mengadakan perjanjian bersama UAJY dan menandatangani MoU kerjasama.

Mahasiswa Fakultas Teknik UAJY masih akan melanjutkan pendampingan pengembangan pariwisata dari master plan hasil pengabdian masyarakat di Desa Canden dan Desa Triwidadi.

Berbasis Community Based Tourism (CBT), Bupati Bantul mengajak kaum muda dan karang taruna di Desa Canden dan Desa Triwidadi untuk membangun pariwisata desa mereka.

“Harapannya, para pemuda dapat memunculkan ide yang representatif, adaptif serta menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” kata Abdul Halim Muslih, Jum’at (23/12/2022).

Dengan demikian, kata Abdul Halim Muslih, roda perekonomian dapat bergerak lebih baik sehingga pemerintah dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Adapun hasil pengabdian masyarakat Fakultas Teknik UAJY yaitu berupa 146 halaman desain desa wisata terdiri dari desain gazebo, desain taman bunga, desain taman bermain anak, desain bangku taman, desain wisata air dan perahu sungai, desain area penjual, desain jembatan, desain toilet, desain ruang serba guna.

Mengenai desain tersebut dijelaskan oleh Prof Dr Amos Setiadi, ST, MT selaku Dosen Fakultas Teknik UAJY, dilanjutkan diskusi realisasi desain bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

Desain tersebut menggunakan bambu yang diklaim ramah lingkungan dan penyusunannya tidak akan menghilangkan aspek vegetatif demi menjaga kelestarian lingkungan. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here