Tim Garuda 9 Dukung Pengembangan Galeri Saptohoedojo sebagai Pusat Kebudayaan

0
22
Oplus_0

KABAREWISATA.COM – Hadir dalam syukuran 72 tahun Yani Saptohoedojo, para personil Tim Garuda 9 mendukung pengembangan Galeri Saptohoedojo sebagai pusat kebudayaan dan kesenian.

Inisiator Pusat Kebudayaan Saptohoedojo yang hadir adalah Ansori Mozaik, Enroel dan Rahmadi SM. Mereka akan menggelar pameran pada 1-8 Februari 2026.

Syukuran ulang tahun ke-72 Yani digelar di Galeri Saptohoedojo pada 25 November 2025 sore. Sederhana dan penuh makna. Prosesi umbul donga dipimpin R Bambang Nursinggih dari LKJ Sekar Pangawikan. Dimeriahkan penampilan musisi Gati Andoko.

Syukuran 72 tahun Yani Saptohoedojo dihadiri beragam kalangan, seperti mantan Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati, seniman Yati Pesek, pengusaha H Taufik Ridwan, Lily Taloroso, sastrawan Hasta Indriyana, para seniman dan budayawan.

Tim Garuda 9 tercatat mengusulkan Hari Kebudayaan Nasional. Eksponen Tim Garuda 9, Rahadi Sapta Abra, selain menyampaikan kronologi pengusulan hari bersejarah tersebut, juga mengapresiasi gagasan menghidupkan Galeri Saptohoedojo.

Seniman Nano Asmorondono juga memberikan support bahwa pembuatan museum merupakan langkah nyata memaknai Hari Kebudayaan.

Lahir dengan nama Mulyani di Purwokerto pada 25 Nopember 1953, Yani Saptohoedojo mengakui sosok suaminya adalah seniman besar dengan karya-karya yang diakui dunia.

“Beliau sudah mengerjakan dan meninggalkan karya yang lengkap. Menjadi tugas kita untuk mengangkat dan memperkenalkan peran beliau agar menjadi teladan, pembelajaran dan pilar perkembangan budaya bangsa,” ungkap Yani.

Dukungan pengembangan Galeri Saptohoedojo juga datang dari Sekretaris Kundha Kabudayan Sleman Arif Marwoto SH MAP.

Arif mendukung sepenuhnya langkah Yani untuk menjadikan karya Saptohoedojo sebagai museum. “Ini akan melengkapi khazanah permuseuman di Sleman dan pembentukan museum dengan karakter khusus ini akan menjadi media edukasi generasi muda,” papar Arif Marwoto.

Sementara itu Wahjudi Djaja, SS, M.Pd selaku ketua panitia memohon dukungan semua pihak agar galeri kebanggaan Saptohoedojo bisa eksis sesuai dinamika perkembangan zaman.

Peraih Anugerah Kebudayaan Sleman 2023 itu oleh Yani Saptohoedojo — penggagas pengembangan galeri — dipercaya untuk memimpin Pusat Kebudayaan Saptohoedojo.

“Arah dan langkah ke depan pengembangan galeri ini akan menjadi bagian penting tumbuh kembang seni budaya Yogyakarta dan Indonesia,” ungkap Wahjudi Djaja.

Pusat Kebudayaan Saptohoedojo akan menjadi gerbang timur budaya Yogyakarta. Nantinya, tempat tersebut sebagai oase kebudayaan, di mana generasi muda dan insan seni bisa belajar dan mengaktualisasikan karyanya.

“Agenda kerja bulanan sedang kami susun sambil menyelesaikan akta pendirian,” jelas Wahjudi Djaja. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here