Tidak Gamang dalam Melakukan Investasi atau Akselerasi Usaha

0
19

KABAREWISATA.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pengusaha hotel dan restoran untuk tidak gamang dalam melakukan investasi atau akselerasi usaha di tengah perekonomian yang dibayangi awan gelap pada 2023.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengimbau pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dalam berinvestasi, berakselerasi dan juga revitalisasi.

“Memang ada narasi ekonomi gelap di akhir tahun lalu,” kata Sandiaga Salahuddin Uno.

Tapi, Sandiaga bisa menyampaikan ke PHRI bahwa untuk 2023 dan 2024 jangan wait and see. “Tapi kita gunakan kesempatan ini untuk investasi, untuk akselerasi, dan untuk revitalisasi,” kata Sandiaga dalam pembukaan Rakernas III PHRI 2023 yang dipantau secara daring, Kamis (9/2/2023).

Menurutnya, industri perhotelan, restoran dan pariwisata diharapkan dapat kembali bangkit setelah terpukul cukup lama akibat pandemi Covid-19.

Dalam menghadapi tantangan pasca pandemi Covid-19 dan menyongsong peluang di sektor ini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III tahun 2023 di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta pada 8 – 9 Februari 2023.

Kegiatan Rakernas III PHRI 2023 ini dalam rangka merapatkan barisan para pelaku pariwisata, khususnya sektor hotel dan restoran seusai pandemi Covid-19.

Kegiatan secara tatap muka yang sesuai dengan protokol kesehatan ini diikuti oleh pengurus BPP (Badan Pimpinan Pusat), BPD (Badan Pimpinan Daerah), Badan Pimpinan Cabang (BPC) PHRI, serta pelaku industri pariwisata dari 33 provinsi di Indonesia.

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, mengatakan, Rakernas ini bertujuan untuk merapatkan barisan para pelaku pariwisata guna meningkatkan semangat, gairah dan optimisme pelaku industri pariwisata. “Khususnya di sektor perhotelan, restoran, agar dapat kembali bangkit menghadapi tantangan saat ini,” katanya.

Hariyadi menjelaskan, PHRI merupakan organisasi yang diakui pemerintah untuk mengawal, membina dan memperjuangkan keberlangsungan industri hotel dan restoran dalam pembangunan ekonomi Indonesia. “Sekaligus motor pengerak yang memberikan dampak sangat luas,” tandasnya.

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memperkenalkan budaya Jawa — khususnya budaya Keraton Yogyakarta — kepada para anggotanya.

Pengenalan budaya Keraton disampaikan Ketua Umum PHRI saat jamuan makan  Rakernas ke-3 PHRI di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Rabu (8/2/2023).

Ketua Umum PHRI Dr Ir H Haryadi Sukamdani, mengatakan, banyak peserta PHRI saat ini yang belum pernah ke Keraton.

Menurutnya, PHRI berkomitmen bisa mengembangkan budaya, perdagangan, pariwisata dan restoran di Indonesia.

“Kami sangat berharap kehadiran PHRI untuk bisa mengembangkan pariwisata dan minta dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Kota Yogyakarta, dan berharap pariwisata di Indonesia bisa menjadi yang terdepan di seluruh Asia Tenggara,” kata Haryadi Sukamdani, yang berharap tim PHRI bisa menjaga kelestarian pariwisata dan budaya agar bisa berkembang lebih besar lagi. (*/Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here