Telkom Dukung Pemberdayaan Ex-Napiter Melalui Program Pelatihan Kewirausahaan

0
12

Pelaksanaan program pelatihan kewirausahaan Telkom untuk ex-Napiter di Kabupaten Lamongan dengan peserta sebanyak 30 orang. (Foto Istimewa)

 

KABAREWISATA.COM – Telkom tingkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pemberian modal usaha dan bantuan pendidikan sejalan dengan sasaran SDGs.

Dan pemberdayaan generasi muda dari seluruh lapisan masyarakat merupakan salah satu upaya meningkatkan kemandirian ekonomi individu. Hal ini tak terkecuali bagi para mantan narapidana terorisme (ex-Napiter).

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerja sama dengan Kementerian BUMN serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan program pelatihan kewirausahaan bagi ex-Napiter.

Kegiatan ini tujuannya untuk membentuk kemandirian ekonomi bagi para ex-Napiter sekaligus penanggulangan terorisme dan radikalisme di Indonesia.

Selama tiga tahun terakhir, kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi ex-Napiter ini telah dilaksanakan di tiga kabupaten: Lamongan, Malang dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Terdapat 30 orang peserta pelatihan pada masing-masing kabupaten yang dilaksanakan secara efektif dengan metode pelatihan yang interaktif.

Program ini memberikan pelatihan kewirausahaan yang terkait dengan pemasaran, pengelolaan bisnis, perancangan kemasan untuk ekspor dengan bekerja sama dengan instansi di bidang ekspor-impor hingga pelatihan sablon dan memasak.

Melalui program pelatihan kewirausahaan, Telkom memberikan dukungan kepada peserta ex-Napiter berupa bantuan permodalan alat kerja dan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak ex-Napiter peserta pelatihan yang mengalami kesulitan perekonomian.

Kedua bantuan tersebut telah tersalurkan dengan baik kepada peserta pelatihan di tiga wilayah dengan total nilai lebih dari Rp 800 juta.

Tidak hanya itu. Setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan dan memiliki alat kerja yang memadai, para ex-Napiter sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) baru dapat bergabung sebagai UMK Binaan Telkom dan mendapatkan pembinaan serta pendampingan secara berkala.

SGM Community Development Center (CDC) Telkom, Hery Susanto, menyampaikan, bidang usaha yang digeluti para peserta program pelatihan kewirausahaan Telkom tidak terbatas pada bidang yang ada dalam pelatihan.

Para peserta setelahnya dapat eksplor lebih luas mengenai minat dan keahlian masing-masing untuk dapat menentukan bidang yang tepat, yang mana Telkom juga akan memberikan dukungan alat kerja yang dibutuhkan.

Harapannya, melalui pelatihan ini para penerima bantuan dan pelatihan mampu memanfaatkan ilmu yang telah diterima. “Dan dapat mengimplementasikannya pada kegiatan usaha yang dilakukan,” ujar Hery di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Program pelatihan dan bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para ex-Napiter sehingga menghindarkan mereka dari pengaruh terorisme yang memicu terulangnya tindak yang merugikan.

Selain itu, program ini juga dijalankan dengan tujuan agar para ex-Napiter lebih mandiri dalam melakukan usaha untuk memulihkan perekonomian mereka.

Melalui kegiatan ini Telkom dapat lebih banyak terlibat secara langsung dalam pembangunan masyarakat yang positif, selaras dengan sasaran Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-11 dalam mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkesinambungan serta keberlanjutan dan kualitas lingkungan hidup sosial bermasyarakat di Indonesia. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here