KABAREWISATA.COM — Pemerintah Kalurahan Sindumartani berkolaborasi dengan Badan Koordinasi (Badko) TKA-TPA Rayon Ngemplak mengadakan Pelatihan Ustadz-Ustadzah TKA-TPA se-Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Pelatihan menghadirkan narasumber pakar pendidikan Al-Qur’an Drs H Mangun Budiyanto, M.Si dari Lembaga Dakwah Pendidikan Al Quran (LDPQ) DIY dan Dewan Pakar Badan Koordinasi TKA-TPA DIY.
Kegiatan yang terlaksana pada 25 Januari 2026 di Aula Kalurahan Sindumartani, Ngemplak, Sleman, diikuti 70 ustadz-ustadzah utusan dari 42 TKA-TPA di wilayah Kapanewon Ngemplak.
Materi yang disampaikan dalam pelatihan meliputi pedoman kurikulum TKA-TPA dan program pasca TKA-TPA. Sebelumnya tadarus bersama dengan membaca QS Al Bagarah ayat 255 dipandu oleh Muhamad Hasan Mustofa.
Di depan Lurah Sindumartani yang diwakili oleh H Sugeng Rohmadi dan jajaran Kamituwo Kalurahan Sindumartani, Ketua Umum Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak Joko Sutanto menyampaikan kegiatan kali ini mendapat dukungan dari semua Pemerintah Kalurahan di wilayah Kapanewon Ngemplak.
“Diharapkan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan memantapkan pengetahuan ustadz dan ustadzah,” kata Joko Sutanto.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut sebagai sarana untuk meng-up grade sumber daya manusia dalam merealisasikan gerakan dakwah Islam melalui kegiatan pembinaan di TKA-TPA.
Pada kesempatan itu Sugeng Rohmadi mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan pelatihan ustadz dan ustadzah yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kalurahan Sindumartani dengan Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngemplak.
“Saya berharap pelatihan ini dapat memperbarui standar mutu kegiatan belajar mengajar di unit TKA-TPA,” kata Sugeng Rohmadi.
Bagi Sugeng, ustadz dan ustadzah adalah ujung tombak dalam menjaga moral generasi muda. “Saya berharap melalui pelatihan ini bisa membuat pengajaran di unit TKA-TPA semakin profesional,” kata Sugeng.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi mengenai pedoman kurikulum TKA-TPA dan memastikan ilmu yang disampaikan kepada santri tidak hanya sekadar membaca, tetapi terstruktur dengan baik sesuai pedoman yang ada.
Program pasca TKA-TPA sebagai solusi agar para santri tetap terjaga interaksinya dengan Al-Qur’an meskipun telah menyelesaikan jenjang dasar.
Pelatihan ini menjadi sarana penting bagi para ustadz dan ustadzah untuk memperbarui metode pengajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. (Fan)















