Padusan, Penyucian Diri Menghadapi Bulan Ramadan

0
87

KABAREWISATA.COM – Tradisi padusan bagi masyarakat Jawa merupakan tindakan untuk penyucian diri dalam menghadapi bulan Ramadan agar dalam melaksanakan ibadah puasa betul-betul bisa bersih lahir dan batin.

Destinasi atau desa wisata (deswis) di Kabupaten Sleman yang menawarkan wisata padusan jelang bulan puasa Ramadan 2023 adalah Deswis Grogol, Margodadi, Seyegan, yang kapasitasnya 150 orang dengan HTM Rp.5.000,-/orang.

Ada pula Desa Wisata Pulesari, Wonokerto, Turi, yang berkapasitas 1.000 orang dengan HTM Rp. 30.000,-/orang. Umbul Sidomulyo, Tirtomartani, Kalasan, dengan kapasitas 300 orang dan HTM Rp.8.000,-/orang.

Selain itu ada pula Lestari Kaliku, Deswis Gabugan, Pandowoharjo, Sleman, yang berkapasitas 200 orang dengan HTM sukarela per orang.

Sedangkan Waterboom Jogja, Jl Utara Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman, yang berkapasitas 1.500 orang dengan HTM promo padusan Rp.35.000,-/orang. Dan di Blue Lagoon Widodomartani, Ngemplak, Sleman, yang berkapasitas 1.500 orang dengan HTM Rp.15.000,-/orang.

Padusan berasal dari kata “adus” yang berarti menyucikan diri dari segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.

Waktu dulu, padusan dilakukan di tempat-tempat yang sepi di sumber mataair, umbul atau sendang dengan cara berendam (kungkum).

Hal tersebut dimaksudkan di dalam kesepian diketemukan jatidiri dengan Sang Khalik.

“Sehingga diharapkan mampu berintrospeksi diri dari dosa dan kesalahan untuk kemudian berusaha untuk memperbaiki diri,” ungkap Santosa, S.Pd selaku Kepala Seksi Adat, Tradisi dan Lembaga Budaya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Rabu (22/3/2023). (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here