Manula Ikuti Senam Bio Energi Power

0
61
Semua manula yang hadir tampak sumringah dan hepi banget. (Foto: Istimewa)

KABAREWISATA.COM – Sebanyak 264 orang lanjut usia pada Selasa (27/2/2024) memenuhi halaman joglo Den Nani, Jl Tamansiswa, Yogyakarta, untuk mengikuti gerakan senam bio energi power sebanyak 30 seri dengan 6 guru senam dari KBI Yogyakarta.

Mereka jelas makin sehat walau berkeringat dan tidak kecapekan karena senam ini sambil duduk di kursi dan membutuhkan olah dan atur nafas.

Semua manula yang hadir tampak sumringah dan hepi banget. Terlebih selesai mengikuti senam berdurasi 60 menit ini dilanjut flashmob, pesta soto seger dan dibagikan doorprize.

Ketua Komunitas Beepers Indonesia (KBI) DIY, Prof Dr Gunawan Soemodiningrat, mengingatkan pentingnya olah nafas. “Sebelum nafas kita benar benar berhenti, walau umur sudah tidak muda lagi, kalau kita bisa mengasah nafas dan mengolah nafas serta olah pikir Insya Allah akan tampak muda terus dan sehat,” kata Gunawan Soemodiningrat, yang berpesan manula jangan berhenti berolahraga.

Guru Besar UGM di depan ratusan beepers (sebutan bagi pesenam BEP) dalam Latber dan Rakerda KBI DIY lagi-lagi mengingatkan untuk selalu berolahraga.

Senam Bio Energi Power yang mengandalkan gerakan ritmis dan pernafasan ini sangat cocok untuk penyembuhan penyakit dalam dan menahun. Semua penyakit pasti ada obatnya. Dan salah satu pencegah sakit adalah olahraga rutin dan pengaturan pernafasan.

Arief Noor Hartanto, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) DIY, berharap, senam BEP yang sangat penting ini agar dimasyarakatkan. “Utamanya menyambut Indonesia Sehat 2045,” kata Arief Noor Hartanto.

Hingga saat ini telah ada puluhan kelompok masyarakat yang telah membentuk komunitas senam BEP di Yogyakarta. Harapannya, senam ini bisa dimasukkan dalam kegiatan di sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau pelajaran khusus karena memiliki dampak menyehatkan dalam kematangan anak didik di sekolah.

“Semoga senam BEP bisa menjadi kegiatan anak-anak kita di sekolah dalam rangka mendidik anak-anak menjadi cerdas dan memiliki kematangan dalam kejiwaan dan tindakan,” kata Inung, panggilan akrab aktifis asli Kotagede ini.

Ratusan manula berseragam merah putih itu merasakan lega dan fresh setelah mengikuti latihan bersama 30 seri. “Alhamdulillah, tidak capek dan malah tambah semangat dalam hidup walau tidak muda lagi,” kelakar Dasirah, anggota Rumah Sehat Kopikuden Bantul.

Menurutnya, senam BEP dapat membuat hidup ini makin indah dan menggembirakan. “Apa yang saya rasakan hampir sama dengan manula lainnya,” ungkap Dasirah. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here