Mahasiswa Fisipol UWM, Dapat IPK Besar dan Masa Kuliah Kurang dari Empat Tahun

0
10

KABAREWISATA.COM – Kuliah sarjana strata satu (S1) bisa ditempuh dalam waktu kurang empat tahun, dengan kualitas tetap terjaga, yang ditandai Indek Prestasi Kumulatif (IPK) lebih dari cukup.

Mahasiswa Administrasi Publik, Endang Rukmini Endarwati, bisa selesai kuliah dalam waktu 3 tahun 11 bulan dan meraih IPK 3.88. Kuliah cepat itu juga ditempuh Ranika Rahayu (Prodi Sosiologi) dan Aulia Aziza (Prodi Ilmu Komunikasi). Semuanya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipil) Universitas Widya Mataram (UWM).

Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid menyatakan terkesan dengan mahasiswa lulus cepat dengan IPK tinggi. “IPK sarjana saya 3,4 atau 3,5. Itu IPK kecil dibanding mahasiswa lulusan sekarang,” kelakar Edy Suandi Hamid.

Dalam acara Yudisium dan pelepasan Calon Wisudawan Fisipol Semester Genap 2022/2023, Edy terkesan dengan mahasiswa Fisipol UWM yang bisa mendapat IPK besar dan masa kuliah kurang dari empat tahun.

Meraih IPK besar sangat membanggakan, kata Edy Suandi Hamid, karena nilai akhir kuliah menjadi modal untuk menatap masa depan atau mencari kerja bagi yang belum bekerja.

“Anda yang meraih IPK besar sudah memiliki modal awal untuk terjun ke masyarakat. Lalu, bagaimana dengan mahasiswa dengan IPK biasa-biasa saja atau lebih rendah dari peraih IPK tertinggi? Saya pesan, jangan berkecil hati,” kata Edy Suandi Hamid.

Menurutnya, IPK bukan variabel tunggal yang menentukan lulusan Perguruan Tinggi bisa sukses atau sebaliknya. “IPK besar maupun kecil bisa mengantarkan sukses ketika dipadukan dengan ketrampilan lunak atau soft skill,” ungkap Edy Suandi Hamid.

Kata Edy, semuanya juga perlu ketrampilan lunak berupa kemampan komunikasi yang efesien dan efektif, kemampuan adaptasi dengan keragaman budaya dan kemampuan kepemimpinan.

Dekan Fisipol UWM, Dr As Martadani Noor, MA, menjelaskan, fakultasnya meluluskan 23 mahasiswa untuk wisuda semester genap tahun akademik 2022/2023 yang dilaksanakan Sabtu, 2 September 2023 di Kampus Terpadu UWM.

Para wisudawan dari Fisipol lulus dari Prodi Administrasi Publik sebanyak 14 orang, Sosiologi 6 orang, Ilmu Komunikasi 3 orang.

Para lulusan fisipol, kata Martadani, hendaknya menerapkan cara berpikir komprehensif dan kritis saat terjun ke masyarakat. “Pikiran demikian sebagai bagian dari menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah,” kata Martadani.

Menurutnya, kita bisa merasakan pengetahuan itu bermanfaat saat kita dihadapkan dengan persoalan di tengah masyarakat. “Saran saya terapkan cara berpikir komprehensif,” paparnya. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here