HUT Ke-15, ASPPI Mengembangkan Pariwisata Indonesia

0
52
DPD ASPPI DIY gelar perayaan HUT ke 15 ASPPI - (ist)

KABAREWISATA.COM – Profesionalisme adalah salah satu tonggak utama dalam mengembangkan pariwisata Indonesia dalam persaingan global pariwisata yang demikian pesatnya.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) yang hadir sejak tahun 2008 berusaha mengakomodir para profesional pariwisata di Indonesia untuk bersama-sama mengembangkan pariwisata, terutama di bidang sumber daya manusia (SDM) yang lebih mumpuni di bidangnya masing-masing.

Selain itu, ASPPI adalah sebuah organisasi yang mengedepankan persahabatan dan persaudaraan. Bukan organisasi bisnis dan persaingan.

Sesama anggota ASPPI memiliki ikatan rasa senasib dan sepenanggungan. Saling asah, asih dan asuh. Biasa disebut “tourism soldier”.

Oleh karenanya ASPPI berusaha terus-menerus untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para anggotanya dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas di bidang apapun di kepariwisataan.

Selain untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pariwisata, ASPPI juga merupakan rumah bagi para insan pariwisata Indonesia. Di mana dalam rumah ASPPI itu saling bertemu, bertukar pengalaman, bersilaturahmi dan berkomunikasi untuk meningkatkan kualitas hubungan dan kekeluargaan.

Anggota DPD ASPPI DIY foto bersama – (ist)

ASPPI ini memberikan nuansa lain untuk Masyarakat pariwisata Indonesia pada umumnya.

Ketua DPD ASPPI DIY, Denny Chrisnata, SIP., mengatakan, dalam rangka HUT ke-15 ASPPI diharapkan ada sinergi antarpelaku pariwisata. “Semakin bagus dan menguat,” kata Deni, Kamis (6/4/2023).

Cita-cita bersama untuk mengembangkan kepariwisataan di tingkat lokal dan nasional bisa tercapai sesuai apa yang diharapkan pemerintah.

Saat ini di Indonesia yang didukung 23 DPD dan pelaku pariwisata yang memiliki legalitas jelas dan memiliki integritas untuk mengembangkan kemajuan bersama dunia pariwisata.

Di DIY sendiri anggotanya ada 35 orang terdiri dari berbagai pelaku pariwisata yang memiliki legalitas jelas: travel agent, hotel, restoran, guide, dan pemilik transportasi serta sektor lainnya.

Untuk menjadi anggota sebenarnya tidak sulit. Memiliki legalitas jelas, cukup mendapat rekomendasi atau dukungan 2 orang anggota yang terlebih dahulu bergabung. Secara kompetensi dan mau aktivitas bisa bergabung dengan kegiatan ASPPI.

Selama ini ASPPI melakukan pembinaan desa wisata untuk mengembangkan destinasi serta bekerjasama dengan pemerintah dan instansi terkait. “Juga mengadakan hospitality industry, table top dan travel mart serta kegiatan lainnya,” kata Denny.

Terkait kondisi pariwisata yang sedikit lesu, diharapkan ke depan bisa bersinergi dengan seluruh DPD yang memiliki tuntutan punya kreativitas tersendiri.

“Keunikan-keunikan itu bisa menarik wisatawan agar mengunjungi daerah wisata,” pungkas Denny. (jko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here