Gelar Potensi Kalurahan Budaya 2022

0
18

KABAREWISATA.COM – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, membuka event Gelar Potensi Kalurahan Budaya 2022 dengan tema “Ruwat Bumi” di Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Senin (31/10/2022).

Acara pentas seni dan pameran stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini digagas oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY.

Bupati Sleman mengapresiasi sekaligus mendukung penuh diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Diharapkan, dengan adanya acara ini, masyarakat semakin semangat dan peduli untuk menggali potensi serta melestarikan budaya yang ada di sekitarnya.

Selain itu, dengan adanya pameran UMKM pada acara tersebut, diharapkan dapat mendorong laju perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan jug dapat meningkatkan kerukunan dan kebersamaan antarwarga masyarakat. “Sehingga kita bisa bersama-sama Sesarengan Mbangun Sleman,” ucap Kustini.

Sementara itu, Endang Widuri dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menyebutkan, kegiatan serupa juga diadakan di semua kabupaten/kota se-DIY.

Dikatakan Endang, saat ini ada 76 kalurahan budaya di seluruh DIY dan 19 di antaranya ada di Kabupaten Sleman.

Gelar Potensi Kalurahan Budaya ini, dijelaskan Endang, menampilkan atraksi budaya dengan tema “Ruwat Bumi” dari 19 kalurahan.

Digelar dalam dua hari, yakni tanggal 31 Oktober 2022 dan 1 November 2022. Masing-masing kalurahan menampilkan atraksi seni budaya terdiri dari 40 pelaku seni. Sedangkan untuk stand masing-masing dijaga oleh tiga orang.

Lebih lanjut Endang menjelaskan, atraksi budaya dan stand tersebut juga dilombakan dan dinilai oleh sejumlah dewan juri dari berbagai bidang, di antaranya bidang seni, kuliner dan pariwisata.

“Penilaian dibagi menjadi dua kategori, yakni kelompok dan perorangan,” kata Endang, yang menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk melindungi beragam potensi yang ada di kalurahan budaya.

Di samping itu, kegiatan ini dapat menjadi wadah ekspresi kreatif dan inovatif, tanpa menghilangkan nilai-nilai substansial dari budaya yang ada. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here