DPC FPPI Yogyakarta Menyoal Kesenjangan Gender dan Kekerasan Perempuan

0
11

KABAREWISATA.COM – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Yogyakarta periode 2024-2029 yang diikuti 39 orang berlangsung di Gedung Bima, Balaikota Timoho, Yogyakarta, Sabtu (9/3/2024).

Pengurus DPC FPPI Kota Yogyakarta periode 2024-2029 dilantik oleh Ketua DPD FPPI DIY Sri Muslimatun dan dihadiri Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo, Ketua TP PKK Kota Yogyakarta Atik Wulandari dan Plt Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono.

Diharapkan, DPC FPPI Kota Yogyakarta yang pelantikannya tertunda beberapa waktu bisa mendorong pelayanan dan pemenuhan terhadap hak-hak perempuan di Kota Yogyakarta semakin lebih baik.

Atas nama Pemkot Yogyakarta, Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPC FPPI Kota Yogyakarta.

Singgih menjelaskan, Pemerintah Kota Yogyakarta memfasilitasi kegiatan kali ini. “Saya turut mengapresiasi atas pelantikan pengurus DPC FPPI Kota Yogyakarta periode 2024-2029 dalam rangkaian Hari Perempuan Internasional,” kata Singgih Raharjo.

Bagi Singgih, DPC FPPI Kota Yogyakarta sebagai salah satu organisasi perempuan mempunyai peran penting dalam mewujudkan Kota Yogyakarta yang maju, sejahtera dan berkeadilan gender.

“Hal tersebut sejalan dengan salah satu visi Pemkot Yogyakarta untuk mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera,” tandasnya.

Pj Walikota Yogyakarta juga menaruh harapan besar kepada FPPI. “Apalagi setelah terbentuknya pengurus DPC Kota Yogyakarta untuk mendorong pelayanan dan pemenuhan terhadap hak-hak perempuan di Kota Yogyakarta,” kata Singgih.

Perempuan, kata Singgih, memiliki kaitan dengan anak. “Banyak program yang harus dilakukan, misalnya penurunan stunting, guna menyiapkan anak untuk generasi emas 2045,” paparnya.

Berkaitan hal tersebut DPC FPPI Kota Yogyakarta akan bekerja sama dengan Pemkot Yogyakarta untuk mewujudkan hal tersebut.

“Persoalan kesenjangan gender dan masih adanya kekerasan perempuan menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” kata Ketua DPC FPPI Yogyakarta.

Menurutnya, saat ini kita harus mengambil peran untuk bisa menurunkan, bahkan menghilangkan hal itu.

Pengurus DPC FPPI Kota Yogyakarta yang baru saja dilantik akan terus semangat memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Kota Yogyakarta. Termasuk menjalin kerja sama, baik dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.

Pj Walikota Yogyakarta menaruh harapan besar kepada FPPI untuk bisa membawa Kota Yogyakarta semakin lebih baik.

Ketua DPC FPPI Kota Yogyakarta, Fitriani Dwi Hartanti, mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Yogyakarta yang memfasilitasi kegiatan ini.

Menurut Fitriani, misi FPPI ada lima prinsip perjuangan yaitu antisubordinasi, antimarginalisasi, antipelabelan negatif, antikekerasan kepada perempuan dan antidouble burden atau beban ganda.

Kata Fitriani, FPPI akan bekerja untuk meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga. “Sesuai arahan DPP, prioritas program kami adalah stunting dan KDRT,” tandasnya.

Harapannya, bisa mendapatkan data dari Pemkot Yogyakarta untuk bisa membantu bersinergi. “Khususnya dalam mengatasi stunting dan KDRT,” ujar Fitriani. (Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here