Cuaca Ekstrem Dampak Siklon Luana, Pasar Sunmor Lembah UGM Diliburkan Demi Keselamatan

0
47
Wisata Belanja Yogyakarta, Pintu Selatan Kuningan, Minggu (25/1/2026) – (Foto : Doc.MPN)

KABAREWISATA.COM – Dampak angin kencang akibat Siklon Tropis Luana mulai terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Sleman. Salah satu titik terdampak berada di kawasan Jalan Lembah UGM, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, yang selama ini dikenal sebagai pusat Wisata Belanja Yogyakarta melalui Pasar Sunday Morning (Sunmor) Lembah Gadjah Mada.

Peristiwa nahas terjadi pada Sabtu (24/1/2026), ketika sebuah pohon tumbang akibat terpaan angin kencang dan menimpa pengendara motor. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sekaligus menjadi peringatan serius akan potensi bahaya cuaca ekstrem di kawasan dengan banyak pepohonan besar.

Menyikapi kondisi tersebut, Paguyuban Wisata Belanja Yogyakarta (WBY) Pasar Sunmor Lembah Gadjah Mada bersama Koperasi Konsumen Mitra Pedagang Nusantara (MPN) memutuskan untuk meliburkan sementara kegiatan Pasar Sunmor pada Minggu (25/1/2026). Keputusan ini diambil sebagai langkah preventif demi menjaga keselamatan para pedagang dan pengunjung, seiring prediksi BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta yang menyebutkan cuaca ekstrem masih berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Ketua Paguyuban Wisata Belanja Yogyakarta, Anang Prabowo, menegaskan bahwa keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.

“Yang paling utama adalah keselamatan pedagang. BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih berlanjut, dan Sabtu kemarin telah terjadi pohon tumbang di sisi utara kawasan wisata belanja yang menelan korban jiwa. Di area ini terdapat banyak pohon besar sehingga rawan jika terjadi angin kencang,” ungkapnya.

Anang menambahkan, para pedagang menerima keputusan tersebut dengan penuh pengertian. Selain faktor keselamatan, area sisi utara lokasi berjualan juga belum memungkinkan untuk digunakan kembali pascakejadian.

“Alhamdulillah, para pedagang bisa menerima dengan ikhlas keputusan libur pada 25 Januari 2026 ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengawas Koperasi Konsumen Mitra Pedagang Nusantara, Joko Upoyo Wijaksono, menjelaskan bahwa pengelolaan Pasar Sunmor Lembah Gadjah Mada berada di bawah badan hukum Paguyuban Wisata Belanja Yogyakarta.

“Di dalamnya terdapat unsur perwakilan warga Kuningan dan Karangmalang, serta perwakilan pedagang yang difasilitasi melalui payung hukum Koperasi Konsumen Mitra Pedagang Nusantara,” jelas Joko.

Menurutnya, keputusan meliburkan pasar merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana dan bentuk kepatuhan terhadap arahan instansi terkait dan wilayah.

“Libur hari ini adalah upaya antisipasi agar tidak muncul korban baru akibat cuaca ekstrem. Ini juga menjadi wujud empati seluruh pengurus dan pedagang kepada keluarga korban,” pungkasnya. (soe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here